Saturday, 24 August 2013

Dodol Jambu






 Jambu bji dapat tumbuh hampir di semua jenis tanah, dari dataran rendah. Biasanya, jambu yang ditanam di dataran rendah lebih cepat matang dibandingkan dengan jambu yang ditanam di dataran tinggi.
Jambu biji yang segar dan siap dikonsumsi adalah jambu biji yang telah berumur 109-114 hari setelah bunga mekar. Sementara itu, untuk olahan, jambu biji dipanen saat berumur 112 – 113 hari.
Jambu biji yang cocok untuk diolah dalam pembuatan dodol adalah jambu biji susu. Ciri-ciri jambu biji yang baik untuk diolah menjadi dodol adalah sebagai berikut.
a.    Warna kulit buah kuning
b.    Daging buah tebal berwarna putih dan merah
c.     Buah mempunyai aroma khas
d.    Rasa buah manis
e.     Tekstur daging buah lunak

Bahan:
Jambu biji                    1,5 kg
Gula pasir                    600 gr
Asam sitrat                  1,5 gr

Cara Membuat:
1.     Bersihkan jambu biji, lalu kupas
2.    Isahkan daging buah dari bijinya. Lalu hancurkan daging buah hingga menjadi bubur
3.    Masukkan gula pasir dan asam sitrat, kemudian masak di atas api sedang. Aduk hingga mengental selama ± 30 menit
4.    Dinginkan
5.    Potong dodol kecil-kecil dan kemas dengan plastik.

Dodol Durian




 


Durian merupakan salah satu buah musiman. Oleh karena itu, adakalanay durian sangat sulit ditemui sehingga harganya menjadi relatif mahal. Semua jenis durian dapat digunakan untuk dijadikan dodol. Sebaiknya, pilih durian yang dagingnya tebal.
Ciri-ciri buah durian yang baik untuk diolah menjadi dodol adalah sebagai berikut.
a.    Buahnya matang
b.    Jiak ditepuk, bunyinya nyaring
c.     Ujung tangkal buah manis
d.    Aroma buah kuat

Bahan:
Daging durian               1 kg
Gula pasir                    750 gr

Cara Membuat:
1.     Belah buah durian dan ambil daging buahnya
2.    Hancurkan daging buah hingga menjadi bubur
3.    Campurkan bubur dengan gula pasir. Masak sambil diaduk hingga kalis dan mengental selama ± 30 menit
4.    Dinginkan
5.    Potong dodol kecil-kecil dan kemas dengan plastik

Tuesday, 20 August 2013

Dodol Belimbing



DODOL BELIMBING



Tanaman belimbing mudah ditemui di setiap halaman rumah. Oleh karena itu, belimbing bukanlah buah yang asing di mata masyarakat Indonesia. Semua jenis belimbing dapat digunakan untuk menghasilkan dodol yang lezat.
Ciri-ciri buah belimbing yang baik untuk diolah menjadi dodol adalah sebagai berikut:
a.    Warna kulit buah kuning tua
b.    Rasa buah manis dan tidak sepat
c.     Buah memiliki kandungan air yang cukup banyak
d.    Tekstur buah agak lunak

Cara membuat DodolBelimbing:
BAHAN:
Belimbing                     1 kg
Gula pasir                    500 gr
Asam sitrat                  2 gr
Pektin                         7 gr
Natriium benzoats          0,5 gr

Cara membuat:
1.     Cuci buah belimbing dengan air bersih, lalu potong kecil-kecil
2.    Hancurkan hingga menjadi bubur  buah
3.    Campur gula pasir, pektin, asam sitrat, dan natrium benzoat ke dalam bubur
4.    Maasak adonan di atas api kecil sampai kalis dan kental
5.    Dinginkan
6.    Potong dodol kecil-kecil dan kemas dengan plastik atau kertas minyak.

Sunday, 18 August 2013

dodol apel




DODOL APEL




Apel merupakan jenis buah nonklimaterik yang tidak dapat matang walaupun diperam. Oleh karena itu, apel harus dipastikan matang benar ketika akan diolah menjadi dodol.
Ciri-ciri buah apel yang baik untuk diolah menjadi dodol adalah sebagai berikut:
a.    Warna kulit buah merah kehijau-hijauan.
b.    Buahnya mengkal
c.     Rasa buah manis dan tidak sepat

Bahan:
Apel                   1 kg
Gula Pasir            500 g
Asam Sitrat          2 g

Cara Membuat:
1.     Cuci buah apel, lalu kupas kulitnya
2.    Potong dadu buah apel, kemudian kukus selama 15 menit
3.    Angkat buah dan hancurkan hingga menjadi bubur
4.    Campurkan bubur dengan gula pasir dan asam sitrat. Masak sambil diaduk hingga kalis dan mengental
5.    Dinginkan
6.    Potong dodol kecil-kecil dan kemas dengan plastik.